Rabu, 21 Januari 2015

Secuil Kenangan "Kelas Inspirasi" Medan 1



“ Selamat Nurlinda! :)  Anda kami pilih menjadi inspirator pada kelas inspirasi Medan 1 Oktober 2014”
Perlahan membaca balasan email  Kelas Inspirasi tertanggal 10 September 2014 Kalimat sederhana namun menggugah kebanggaan diri yang tiba-tiba menyeruak dalam sanubari, perasaan senang, cemas, bingung menjadi satu dalam satu waktu. Pertanyaan muncul, apa yang harus saya lakukan? Bagaimana nanti menghadapi anak-anak dengan tatapan polos mereka, semua bercampur dalam benak.
Perjalanan luar biasa pun dimulai ketika berkumpul bersama orang-orang hebat lainnya pada sesi Briefing  Sabtu, 20 September 2014 dan disinilah kita dibagi beberapa kelompok, dan saya tergabung dalam kelompok orang-orang hebat ya Kelompok 4 disanalah kami, mas Ary, Ning, Mey, Ina dan pastinya saya Nurlinda sebagai Inspirator serta Bimo dan Bila sebagai fotografer dan documenter serta kami difasilitasi oleh tim hebat bersama Herman, Dewi, dan Fina.
Hari eksekusi pun tiba, 1 Oktober 2014 di SDN No. 067245 Kecamatan Medan Selayang. Dan kami pun memulai sehari penuh kenangan hebat, memperkenalkan profesi masing-masing.
Saya memulai di kelas 6 dan terus bergilir hingga kelas 1 SD,
pertama masuk kelas tersebut yang saya dapatkan adalah tatapan bertanya-tanya ( mungkin di benak mereka, makhluk apa kah ini hihihi kok aneh !!!! ^_^ ), dan saya yang berprofesi sebagai Akuntan pendidik pun berjuang untuk menjelaskan apa profesi saya dan tentunya reaksi yang saya terima adalah wajah bingung anak-anak J, pertanyaan apa itu akuntan dan apa itu pendidik… wowww ternyata menjelaskan profesi tak semudah mengerjakan laporan keuangan serta mentransfer pengetahuan pada anak-anak mahasiswa hehehe, dan perasaan bingung pun berkecamuk di kepala perasaan yang selama ini tidak saya dapatkan selama menjalani profesi saya dan pada bersamaan otak pun mencari solusi agar mereka ya mereka anak-anak harapan bangsa itu mengerti apa profesi ini.
Pada akhirnya Beryanyi dan bermain menjadi solusi hebat menjelaskan profesi, dan saya pun kembali menjadi anak-anak, hahaha (sampai sekarang,  membayangkan diri saya kembali menjadi anak-anak adalah hal terhebat yang pernah saya lakukan J … ) Ya kita harus masuk dalam dunia mereka pada akhirnya ^_^ … dancing banana pun menjadi trending topic anak-anak dan profesi wushh, tepuk Diam, sukses untuk mengembalikan focus mereka dan tentunya kami pun shock serta kagum akan  energy mereka seakan tak pernah habis dengan rasa ingin tahu.
Diakhir cerita, sebuah kebanggaan pun terlihat di wajah-wajah lelah kami kelompok 4 ketika binar kagum tatapan penuh masa depan anak-anak menatap kami dan ingin menjadi seperti kami….
Mereka yang awal nya tidak tahu untuk apa punya cita-cita dan haruskah memiliki cita cita pada akhirnya menjadi bersemangat saat mereka menggantungkan cita-citanya pada pohon cita-cita dengan lantunan lagu “Padamu Negeri” dan teriring doa dan rasa haru mereka satu persatu menggantung cita-cita itu pada dahan pohon cita cita, ada sesak di dada dalam kebanggaan…. Dan ternyata tatapan hangat penuh harapan, senyum indah serta lambaian tangan mereka adalah “Hadiah terindah” yang kami dapatkan sebagai imbalan atas lelah kami dalam sehari mengispirasi….
Kami telah menjalaninya dan menikmati pengalaman luar biasa, kini saat nya estafet ini dilanjutkan, mungkin bagi kita hal ini tidak berarti namun yakinlah, sekecil apapun yang kita berikan secara tulus adalah secercah harapan bagi tunas-tunas muda harapan bangsa. Marilah kita berbagi pengalaman tentang profesi pada mereka… berilah Inspirasi, dan jadilah sumber inspirasi…. Mari bergabung pada Kelas Inspirasi Medan #2 pada tanggal 5 Maret 2014 daftarkan diri kita pada www.kelasinspirasi.org
Jadilah Inspirator dan mari menginspirasi Karena “ SEKALI MENGINSPIRASI SELAMANYA TERINSPIRASI”
Haiyoo Medan Kita Bisa… Horassss


Tidak ada komentar:

Posting Komentar